Wednesday, 9 November 2016

Fun Giveaway | Searching My Husband - Octya Celline


Haii haii.. Aku kembali dengan membawa kabar gembira untuk kalian semua. FUN GIVEAWAY 'Searching My Husband - Octya Celline'. Yeeeyy, hip hip horaii. Sebagai pembuka dari rangkaian Fun Giveaway 'Searching My Husband - Octya Celline', aku punya 1 eks gratis novel Searching My Husband untuk 1 (satu) orang yang beruntung. Ada yang mau?. Eitts, tunggu dulu. Untuk mengupas sedikit rasa penasaran kalian tentang novel ini jangan lupa juga untuk membaca Book Review-nya disini ya.
Nah, untuk syarat-syarat yang harus kalian lakukan terlebih dahulu untuk bisa ikutan Fun Giveaway-nya adalah :

1. Memiliki alamat pengiriman di Indonesia.

2. Follow akun twitter PidaAlandrian92 dan CeL_LiNe kemudian share info Fun Giveaway ini dengan mention ke akun kita berdua dan satu/dua orang temanmu, jangan lupa sertakan hastag #GASMH 

3. Follow blog ini via GFC atau Google+

4. Tinggalkan komentar kalian di Book Review-nya disini (tidak wajib)

5. Jawab pertanyaan di bawah ini di kolom komentar dengan menyertakan nama, akun twitter, link share dan jawabanmu ya.

Kamu lebih memilih punya suami tampan + kaya raya atau punya suami tampan tapi hartanya hanya cukup untuk membiayai hidup kamu dan suami kamu? Sertakan alasan kamu juga ya.

Fun Giveaway ini berlangsung dari tanggal 09 - 15 November 2016 dan akan dipilih 1 pemenang saja yang berhak untuk mendapatkan 1 eks novel 'Searching My Husband'. Pengumuman pemenang akan diumumkan 2 - 3 hari setelah deadline yaa..  
So, semoga beruntung :D

33 comments:

  1. nama: insan gumelar ciptaning gusti
    akun twitter: @san_fairydevil
    link share:

    dan jawabanmu ya.

    Kamu lebih memilih punya suami tampan + kaya raya atau punya suami tampan tapi hartanya hanya cukup untuk membiayai hidup kamu dan suami kamu? Sertakan alasan kamu juga ya.

    Karena aku perempuan normal aku jelas milih tampan dan kaya. Soalnya udah pastilah, awalnya kita pasti cari suami dari wajahnya dulu. Terus baru faktor lainnya. Kalo enggak dapet yang ganteng ya minimal enak dilihat kan? Nah karena disini tampan yah alhamdulilah.. apalagi kalo gantengnya kayak Yamazaki Kento..
    Nah yang kaya itu juga sudah pasti. Aku enggak munafik dengan bilang enggak butuh uang. Semua butuh uang. Nah dengan aku punya suami kaya aku bisa menyumbang, menjadi donatur, atau apapun untuk membantu orang lain. Aku juga bisa semacam membuka usaha baru dengan begitu bisa membantu orang lain mencari pekerjaan. Karena membantu orang lain pun juga butuh uang. Uang memang tidak dibawa mati, tapi ketika uang itu digunakan untuk berbuat baik maka uang itu juga bisa kita asumsikan kita bawa mati dalam bentuk yang lain. Amal.
    Jadi sekali lagi, karena aku bukan orang munafik. Aku pilih yang tampan dan kaya. 😊😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Linknya ketinggalan: https://twitter.com/san_fairydevil/status/796204357926588416

      Delete
  2. Nama: Rohaenah
    Twitter: @rohaenah1
    Link share: https://twitter.com/rohaenah1/status/796204427610701825
    Jawaban: kalo disuruh memilih pastinya suami tampan+kaya raya dong. Siapa yg tak ingin menikah dengan suami yg tampan dan kaya raya,saya rasa semua wanita pasti menginginkannya. Boong banget kalo ngga pengen,itu cuma alasan ngeles karena memang apa yg diinginkan tidak sesuai harapan.
    Dengan suami tampan,ngga bakalan malu buat dipamerin di acara reuni atau kondangan😊
    Dengan suami kaya,pastinya bisa memenuhi segala keinginan kita dalam hal materi,bukannya munafik pertama kali orang memandang pasti dari penampilan luarnya.
    Yg pasti ada suatu kebanggaan kalau punya suami tampan+kaya raya.

    ReplyDelete
  3. Elsita F. Mokodompit
    Twitter @sitasiska95
    Link Share: https://twitter.com/sitasiska95/status/796225443158315008

    Pilihannya jelas akan jatuh ke tampan dan kaya raya. Siapa sih yang mau punya pasangan dengan paras rupawan, setiap hari kita bisa dibuat jatuh cinta hanya karena wajahnya saja. Apalagi didukung oleh harta yang melimpah. Bisa dibayangkan akan ada banyak kemudahan yang kita dapatkan entah itu untuk kebutuhan maupun keinginan belaka. Hidup yang serba mahal dan sulit juga akan dapat dijamin oleh harta yang dimiliki suami kita. Pendidikan anak pun jadi lebih bisa terjamin dan mendapatkan yang terbaik. Kalau disuruh pilih tampan + kaya dan tampan + sederhana namun karakternya sama-sama baik, jelas pilihan akan lebih condong ke yang pertama. Jaman sekarang logika dan wajah materi udah bisa mengalahkan cinta, dan aku juga nggak akan ragu mengakui kalau akupun bisa begitu. Perempuan sekarang lebih mengutamakan materi dan kemapanan finansial dan aku juga masuk salah satunya

    ReplyDelete
  4. nama: Bety Kusumawardhani
    akun twitter: @bety_19930114
    link share: https://mobile.twitter.com/bety_19930114/status/796239853952253952?p=v

    Aku lebih memilih punya suami tampan + kaya raya karena hartanya selain untuk menghidupi keluarga kami termasuk membantu saudara-saudara terdekat maupun tetangga yg membutuhkan bantuan dana, sebagian bisa disedekahkan untuk orang-orang yang membutuhkan misal: anak-anak yatim, orang tua di panti jompo, penyandang disabilitas, korban bencana, dll. Sisanya bisa digunakan untuk membuka usaha yg menyerap banyak tenaga kerja, berinvestasi dengan membangun tempat kos dan ruko maupun perumahan yg bisa disewakan. Aku akan sangat bangga dan bahagia mempunyai suami yg tampan, kaya harta dan kaya hati.

    ReplyDelete
  5. Nama: Ayu Widyastuti
    Twitter: @widyayu15
    Link share: https://twitter.com/widyayu15/status/796348764554293248

    Suami tampan+kaya raya alasannya biar bisa memberikan pendidikan yang terbaik utk anak-anak,apapun keinginan anak bisa di turuti selagi baik dan bermanfaat

    ReplyDelete
  6. Nama: Siti Khumaira Dengo
    Akun twitter: @skhumairade
    Link share: https://twitter.com/skhumairade/status/796380350792372224

    Bismillah. AKu lebih ke option kedua, ya: punya suami tampan tapi hartanya hanya cukup untuk membiayai hidupku dan suamiku. Kenapa? Karena kalau kebanyakan harta, biasanya kita malah lupa sama siapa yang ngasih kita harta itu. Nggak menutup kemungkinan kita akan lupa diri, jarang bersyukur, dan lebih ke mengejar dunia. Kita lupa Tuhan. :") Dengan harta yang pas-pasan, otomatis selain berikhtiar (memilih, dalam artian memilih untuk bekerja keras) ngebiyayain hidup, kita juga akan bertawakal atau berserah diri ke Tuhan. Kita pasti, pasti, pasti akan selalu melibatkan Tuhan dalam segala urusan kita. Itu aja, sih, ya. Semoga nggak ngawur dan nggak lari-larian. Semangatttt!!!

    ReplyDelete
  7. Bintang Maharani
    @btgmr
    https://twitter.com/btgmr/status/796390638921117696

    Saya pilih suami tampan dengan penghasilan yang hanya mencukupi kebutuhan keluarga.

    Harta adalah salah satu hal yang sangat rentan dapat membutakan mata dan hati manusia. Punya harta sedikit saja kadang tetap banyak cobaannya, apalagi kalau kaya raya. Kalau sekedar kaya, mungkin masih mau saya pilih, tapi kalau kaya raya itu kayaknya terlalu berisiko hehe.
    Dengan harta yang pas-pasan kita dapat lebih bersyukur, lebih bisa menghargai tiap tetes keringat yang dikeluarkan dan upah yang didapat. Kita juga jadi lebih pintar mengatur keuangan, lebih gigih menabung untuk masa depan anak-anak kelak, dan tidak membiaskaan hidup foya-foya.

    ReplyDelete
  8. Nama: Aya Murning
    Twitter: @murniaya
    Link share: https://twitter.com/murniaya/status/796394077767933952

    Suami tampan + kaya raya

    Alasanku memilih ini karena dia sudah bisa menjamin kehidupan yang makmur bagi kami sekeluarga (saya, dia, dan anak-anak). Punya suami kaya pun setidaknya aku bisa ikut membahagiakan orangtua dengan menyisihkan uang belanja bulanan--sebagai istri seorang konglomerat, kuasumsikan pasti jumlahnya akan sangat besar--untuk orangtua tiap bulan, atau sekalian untuk biaya umroh/haji kalau sudah terkumpul banyak. Punya harta berlimpah jadi lebih lapang untuk berbagi kepada mereka yang tidak mampu.

    Siapa yang tidak mau hidup berkecukupan? Cukup saja sudah alhamdulillah, kalau pun bisa melebihi dari itu ya berarti bonus dari Tuhan. Dia bisa jadi orang kaya berarti dia orang yang sukses dan pintar. I also need good genes from a good man like him--handsome and smart--for my future kids.

    Sebagai seorang istri, aku harus bisa meng-handle dia agar dapat menjaga dan meningkatkan apa yang sudah dia capai saat ini. Mendidik anak-anak agar nantinya jangan manja dan seenaknya walau kebutuhan sudah serba terpenuhi, dan bisa bijak dalam menggunakan uang. Ini sekaligus jadi tantangan buatku pribadi. Aku ingin menjadi salah satu wanita yang sering sekali disebut-sebut dalam sebuah kutipan "di balik kesuksesan seorang pria pasti ada wanita yang hebat dan tepat."

    ReplyDelete
  9. Nama : Tri
    Twitter : @tewtri
    Link Share : https://mobile.twitter.com/tewtri/status/796503284924063745

    Suami Tampan dan kaya raya

    Kualifikasi yang doa orangtua banget. Sekarang hampir semua orangtua berdoa siang-malem biar anaknya dapet pasangan yang seperti itu. Lalu jika saya kebagian yang begitu gimana bisa nolak? Itu tandanya doa orangtua saya dikabulkan. So, yah secara pribadi saya pilih opsi ini karena saya sih berpikir bahwa dia kaya bukan tanpa alasan dong. Entah itu warisan, entah itu hasil kerja kerasnya. Kekayaan itu didapat sebab ia bisa mengatur arus hartanya. Ketika dia bisa mengurus itu dengan baik kemungkinan besar dia juga bisa ngurus keluarganya. Begini, pernikahan jelas nggak sebatas saya dan dia. Katakanlah kami bakal punya anak, jika dari awal kami bisa menjamin masa depan mereka alangkah lebih bagusnya kan. Lalu, pernikahan juga tentang keluarga saya dan dia. Seenggaknya kalau dia berkecukupan kami nggak akan membuat orangtua merasa khawatir lantas turut campur dalam menopang finansial kami. Sudah begitu, sebagai anak kami jelas bakal merasa bangga kalau bisa sedikit-sedikit mampu bantu orangtua. Suami tampan dan kaya, ada baiknya kalau saya juga bisa jadi istri yang nggak buat ketampanan dan kekayaannya sia-sia. Artinya kita arahkan itu ke hal-hal positif yang nggak akan kami sesali kedepannya.

    ReplyDelete
  10. Eni Lestari | @dust_pain | https://twitter.com/dust_pain/status/796507658614435840

    suami tampan + kaya raya.

    aku mikir realistis aja. kalo ingin yang terbaik bagi keluarga, pasti butuh uang. nah, kalo dikasih rejeki dapat pasangan yang tampan dan kaya raya, buat apa ditolak? dengan uang banyak begitu, aku bisa membahagiakan keluargaku. aku juga bisa memberikan pendidikan terbaik untuk anak2ku kelak. gak cuma itu aja. aku juga bisa bikin bisnis yang sesuai dengan passion-ku. yah, intinya sih selagi punya, uang harus dimanfaatkan dengan baik. syukur2 kalo bisa disisihkan buat membantu sesama :)

    ReplyDelete
  11. nama: mariyam
    twitter: @mariyam_elf
    link share: https://twitter.com/mariyam_elf/status/796534795794784256

    aku milih suami tampan dan hartanya hanya cukup buat aku dan suami.
    karena, kekayaan itu bukan sumber kebahagiaan yg sesungguhnya. buat apa punya suami kaya tp tiap hari gak pulang, kan kebanyakan yg kaya pasti kerjanya jauh. kan lebih enak punya suami yg hartanya cukup untuk berdua saja, tiap hari bisa bersama terus. walaupun gak kaya harta, yg penting kaya hati. yg nantinya bisa membimbingku ke jalan yg lebih baik utk meraih kebahagiaan di surga. amin.

    ReplyDelete
  12. nama: Aulia
    twitter: @nunaalia
    link share: https://twitter.com/nunaalia/status/796573883122024448

    Kamu lebih memilih punya suami tampan + kaya raya atau punya suami tampan tapi hartanya hanya cukup untuk membiayai hidup kamu dan suami kamu? Sertakan alasan kamu juga ya.

    Tentu saja pilih punya suami tampan + kaya raya, karena kita memang harus memilih sesuatu yg paling baik. Memiliki suami yg tampan pasti akan membahagiakan dan membanggakan. Dan memiliki suami yg kaya raya akan mensejahterakan kehidupan, bukan hanya keluarga kecil kami, tapi juga dengan orangtua dan saudara, karena dengan kekayaan yg ada, kami juga bisa membantu saudara yg membutuhkan.
    Seorang ustad terkenal selalu mengajarkan kalau berdoa jangan tanggung-tanggung, minta yg paling baik. Karena itu jika disuruh memilih kita juga harus memilih yg paling baik. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. maaf lupa mention teman.
      Ini revisi link sharenya yaa
      https://twitter.com/nunaalia/status/797264705467232256

      Delete
  13. Nama: Rinita
    Link share: https://mobile.twitter.com/RinitAvyy/status/796772015030104064?_e_pi_=7%2CPAGE_ID10%2C5673705074
    Twitter : @RinitAvyy

    Jawabanku:

    Yang pertama kali aku lihat saat sedang mencari pasangan hidupku itu: Agamanya. Karena Kami harus seiman itu pasti. Dan point penting lainnya, tentu ia harus baik hati, tidak sombong dan rajin menabung, hehe aku nggak bercanda lho! :D

    Oke. Kembali ke pertanyaan awal, Tampan Kaya atau Tampan sederhana?

    Menurut sudut pandangku, setampan apapun orangnya, sekaya apapun hartanya, kalau nggak bisa setia buat apa coba?. Di masa yg modern begini,kadang kedua sifat itu bisa jadi modal utama pria mempermainkan hati wanita. Eitss, maksudku, nggak semua lelaki begitu juga kok. Tenang. Hanya saja, aku lebih nyaman jika mendapat pasangan yg menjunjung tinggi kesetiaannya. Juga ditambahjan usaha dan kerja kerasnya mencari.nafkah, karena setelah dipikir ulang, setia aja nggak cukup untuk membiayai hidup.

    Malah aku pernah terbesit ide, kenapa tidak cari pasangan berwajah manis aja, biar nggak bosen di lihatin tiap hari. Ketimbang tampan, ternyata wajah manis terlihat lebih menggiurkan lho. Apa sih yg lebih baik lagi dari kriteria 'wajah manisss', 'kesetiaan' 'kerja keras' di tambah yang 'cinta mati dengan keluarga'. Trulalaaa, hidupku..masa depanku..pasti akan penuh kebahagiaan dan bertabur bintang ^_^. ((Mottoku: mencari cinta sejati itu yg sederhana saja, jangan terlalu mentarget tinggi, yang membuat diri ini menjadi berambisi dalam ketidakpuasan. Membuat diri ini merasa kurang dan kurang.

    Pikirkanlah cara, bagaimana kamu bisa mencapai kebahagiaan dalam menjalani hidup, bagaimana kamu menuangkan cinta sederhanamu itu secara nyata-realita ke dalam kehidupan sehari-hari.

    ReplyDelete
  14. Nama: Latifah
    Akun twitter: @Aim_La27
    Link share: https://mobile.twitter.com/Aim_La27/status/796841190746296320?p=v

    Aku lebih memilih suami yang tampan dan kaya. Bukan karena matre ya!! Tapi karena pada dasarnya manusia selalu menginginkan yang terbaik untuk dirinya. Kalau ada yang tampan, kaya, dan cinta buat apa memilih lelaki yang tampan tetapi hanya punya uang untuk mencukupi aku dan suami saja. Toh, kita hidup gak cuma berdua. Gak usah jauh-jauh pengen ngasih orang lain, atau shoping-shoping dulu. Simpel saja, pastilah kita pengen ngasih orang tua sesuatu dan membahagiakan mereka juga. Kekayaan memang tidak menjamin bahagianya suatu hubungan tetapi tetap saja dengan kekayaan suatu hubungan akan terasa nyaman dan menyenangkan karena merasa terjamin.

    ReplyDelete
  15. Nama : Heni Susanti
    Akun twitter : @hensus91
    Link share : https://twitter.com/hensus91/status/796895670477078528

    Menemukan dua pilihan yang sama-sama enak gitu aku tentunya tidak akan langsung memilih sih. Soalnya sudah jelas masa depan sama-sama terjamin, setidaknya urusan perut dan kebutuhan hidup sama-sama tercukupi. Tapi aku akan melihat dulu sikap dan sifat si takara dan si taka ini. Mana yang memiliki sikap lebih baik dan mampu memgimami.

    Tapi kalau dua-duanya sama baiknya tentu saja aku akan memilih si takara. Yahh...realistis saja lah sebagai wanita. Selain kehidupan tercukupi tentunya kita juga ingin mempunyai dana untuk menunjang hobi kita, apa pun itu. Belum lagi masa depan anak, pendidikan dan juga hobi mereka. Lebih bagus lagi kalau ada uang lebih, kita bisa lebih sering sedekah sehingga harta kita juga jadi lebih berkah kan? Kadang kan sering mau sedekah tapi kalah sama kebutuhan lain atau hobi kita.

    Demikian dan terima kasih :)

    ReplyDelete
  16. Nama: Ulva Novitasari
    Akun twitter: @ulvanov
    Link share: https://twitter.com/ulvanov/status/796962915983069185

    Ini suaminya sama" tampan kan ya? 😁
    Aku pilih suami tampan tapi hartanya cuma cukup buat aku dan suamiku. Kalo ngomongin harta, harta itu masih bisa dicari kan apalagi suamiku kerja. Jadi gak masalah kalo harta yg sekarang cuma cukup untuk aku dan suamiku.

    ReplyDelete
  17. Nama: Syafira Rofita Riski
    Alamat Twitter: @rofita_syafira
    Link Share: https://twitter.com/rofita_syafira/status/797357721171337216
    Alamat: Kediri, Jawa Timur

    Pertanyaan : Kamu lebih memilih punya suami tampan + kaya raya atau punya suami tampan tapi hartanya hanya cukup untuk membiayai hidup kamu dan suami kamu? Sertakan alasan kamu juga.

    Jawaban :

    Bismillah,
    Kalau aku suruh milih, pastinya aku pilih suami tampan + kaya raya. Alasannya? Kehidupan kami sudah jelas akan terjamin. Ngak memungkiri, sebagian besar wanita mau tidak mau mereka pasti bisa dibilang “Matre” termasuk aku. Tapi aku sebodo amat kalo dianggap “Matre” emang kebutuhan jaman sekarang kan jelasnya lebih banyak, harga mahal, barang yang kualitasnya bagus juga mahal.

    Dalam memilih suami, aku emang banyak pertimbangan. Karena dalam sebuah keluarga, bukan hanya ada Aku dan Suami aku, tapi insyaallah kami akan memiliki Anak. Yang mana kalo aku milih suami tampan tapi hartanya hanya cukup membiayai kehidupan aku dan Suami aku, gimana nasib kehidupan Anak kami? kebutuhan Anak kami? Pastinya ngak akan bisa selancar kalo aku milih suami yang Kaya Raya.

    Aku juga ngak mau bikin orang tuaku cemas, kalo aja suamiku hartanya hanya cukup untuk membiayai aku dan suami aku. Takutnya orang tuaku berfikir aku mau apa, pengen apa yang nilainya besar, tapi ngak bisa nyukupin dan ngabulin pastikan mereka khawatir.

    Jadi, aku bakalan milih suami ganteng + kaya raya.

    Apalagi kan sama-sama gantengnya wkwk :D

    Sekian 

    ReplyDelete
  18. Nama : Humaira
    Akun Twitter : @RaaChoco
    Link Share : https://mobile.twitter.com/RaaChoco/status/797409617303080960?p=v


    Kamu lebih memilih punya suami tampan + kaya raya atau punya suami tampan tapi hartanya hanya cukup untuk membiayai hidup kamu dan suami kamu? Sertakan alasan kamu juga ya.


    Aku lebih pilih punya suami tampan + kaya raya, bukan untuk foya-foya tapinya. Tampan, semua wanita tentu saja menginginkan suami yang tampan, atau yang enak dilihat maksudnya. Kaya raya bukan untuk pamer dan foya-foya, bukan juga karena aku serakah ingin yang tampan dan kaya sekaligus. Bukan. Kaya raya dalam artian dia (suamiku) mampu mencukupi kebutuhan kami berdua, mencukupi urusan rumah tangga, bisa menabung untuk masa depan, bisa memberi untuk orangtua, dan bisa membantu orang yang membutuhkan. Hartanya bukan untukku semata, tapi bisa dirasakan bersama. Kaya raya maksudku adalah hartanya tidak berlebihan, tapi cukup untuk bisa melakukan dan memenuhi hal-hal tersebut.

    Makasih :) :)

    ReplyDelete
  19. nama : afifah khoiriyah
    akun twitter :@Afifah_1412
    link share : https://twitter.com/Afifah_1412/status/797433795091709952

    pertanyaanya manusiaw babget. Kalau ada tambahan kata 'cinta' di dalamnya pasti orang bingung dan mikir2 dulu jawabnya.
    Yang pasti karna gak ada hal itu... Aku orang normal+manusia+ waras pasti milih yang tampan + kaya. Kekayaan nya bisa buat bantu orng, borong buku2, beli2 hal2 yg dibutuhkab mulai dari sandang hingga sekolah atau bahkan beli barang2 mewah. Pokoknya menjamin bagi masa depan. Dan suami tampan adalah anugerah Tuhan yang sudah mengirimkan dia untukku. Karna kata tampan itu relatif jadi ya cma aku yang tau kayak apa cowok ya tampan itu...hehe... Makasiih

    ReplyDelete
  20. Nama : Deria Anggraini
    Twitter : @deriaanggraini_
    Link share : https://mobile.twitter.com/DeriaAnggraini_/status/797594500667478016?_e_pi_=7%2CPAGE_ID10%2C9257112127

    Jawaban : Pasti setiap wanita pgnnya punya suami yg tampan dan kaya. Saya juga lebih memilih begitu. Tapi kalo dipikir2 lagi, saya lebih memilih suami yg tampan dan rezeki yg secukupnya yg bisa menghidupi keluarga. Karena kalo banyak2 uang juga urusannya jadi ribet. Takut karna udh bergelimpangan harta, nanti jadi menggunakan uang tsb dgn tidak seharusnya, nanti ujung2nya malah boros, ngebuang2 uang gitu aja. Di akhirat nanti kan juga pasti ditanyain dulu uangnya buat apaan aja. Karna org kaya pasti tanggung jawabnya lebih besar, dan godaan setannya juga lebih kuat. Jadi lebih memilih suami tampan yg rezekinya cukup menghidupi keluarga kecilnya aja.

    ReplyDelete
  21. Nama : Yohana
    t: @MrsSiallagan
    Link share : https://twitter.com/MrsSiallagan/status/797614599914651649
    Jawaban: Aku lebih memilih suami tampan tetapi hartanya cukup untuk kami berdua. Kenapa? Memang aku orangnya realistis sekali. Cukup itu adalah nikmat dan lebih itu adalah bonus. Jika cukup saja sudah membuat kami bahagia, saya rasa itu saja. Saya tidak mau tipe suami yang kaya raya karna itu bisa membuat dia lupa kepada saya sebagai istrinya. Saya tidak ingin dia sibuk diluar sana dengan alasan yang tidak jelas. Jadi, lebih baik punya suami yang cukup saja, asalakan dia memprioritaskan saya.

    ReplyDelete
  22. Nama :Ziyyanah Walidah
    Twitter :zizin_alhamid
    Link : https://mobile.twitter.com/zizin_alhamid/status/797615306248097792


    Aku lebih milih SUAMI TAMPAN + KAYA RAYA

    Karena kita hidup didunia ini semuanya pakai uang. Kita menikah tidak hanya biaya hidup kita berdua yang di tanggung. Tapi masih ada anak dan keluarga. Sekarang biaya pendidikan semakin mahal, bahan baku makanan juga mahal, kalau semua serba mahal, dan tidak mempunyai uang dan hanya cukup untuk hidup berdua, Nanti anakku tak kasih makan apa?? Makan pakai cinta?? Makan tuh cinta yang nggak bisa bikin kenyang. Selain anak, kita juga punya keluarga, siapa sih yang nggak ingin ngasih sesuatu ke keluarganya?? Ingin kan semua pasti pengen. Semua wanita pasti memimpikan punya suami tampan +kaya raya. KAlau ada yang bilang enggak, berarti dia bohong.

    ReplyDelete
  23. Nama: Emma
    Twitter: @emmanoer22
    link: https://mobile.twitter.com/EmmaNoer22/status/797594769635627008?_e_pi_=7%2CPAGE_ID10%2C6396856620

    jawaban: aku pilih, pilihan kedua suami tampan dan cukup mampu menghidupi dirinya dan pasangannya, alasannya adalah cukup itu bisa aku artikan relatif, sedangkan kaya raya itu belum tentu cukup karena semakin kaya seseorang, kebutuhan hidupnya semakin tinggi, sedangkan kalau kita merasa cukup maka akan ada batasnya. Orang jawa bilang 'ora ngoyo' atau nggak memaksa. Memang nggak ada yang nolak kalau jodoh kita ternyata orang kaya, tapi kalau di tambah raya, mungkin nggak? pertanyaannya. Kaya menurutku belum tentu kaya menurut orang lain yang menganggap dirinya lebih kaya.

    ReplyDelete
  24. Nama : Farida
    Twitter : @farida271
    Link Share : https://twitter.com/farida271/status/797664006978703360
    aku piLih yang ini "punya suami tampan tapi hartanya hanya cukup untuk membiayai hidup kamu dan suami kamu" karena harus bersyukur dengn apa yang kita punya. kaya raya beLum pasti bisa mencukupi kebutuhan bukan. karena cukup Lebh bermakna dari pada kayaraya

    ReplyDelete
  25. Nama: Afiyatul Futhona
    Twitter: @afi_iput
    Link share:
    https://twitter.com/afi_iput/status/797720829496725504

    Aku memilih suami yang tampan tapi hartanya hanya cukup untuk membiayai hidup kami berdua.
    Bukan tidak ingin punya suami kaya, hanya saja aku takut kalau nantinya kami kurang bersyukur dan kurang berusaha. Kalau hartanya hanya cukup untuk berdua, setidaknya kami bisa berusaha bersama ketika menginginkan sesuatu. Tidak yang serba instan.
    Lagi pula, roda kehidupan terus berputar, kan? Aku takut kalau hidup serba ada dan nantinya mendapat cobaan yang membuat kami jatuh, kami kesulitan dengan hidup yang serba pas.
    Jadi aku memilih sederhana saja, lalu berjuang bersama.
    Sebagai bonusnya, mungkin dengan begitu, kami akan semakin dekat, semakin saling pengertian, dan semakin saling menyayangi.

    Terima kasih.. :)

    ReplyDelete
  26. Nama: Ainun Marhamah
    Twitter: @ainunmarhamah
    Link share: https://twitter.com/ainunmarhamah/status/797804397707202560

    Kamu lebih memilih punya suami tampan + kaya raya atau punya suami tampan tapi hartanya hanya cukup untuk membiayai hidup kamu dan suami kamu? Sertakan alasan kamu juga ya.

    Aku adalah satu dari jutaan wanita yang bakal pilih suami tampan+kaya raya. Siapa coba yang gamau punya suami paket lengkap (ganteng+kaya)? Alasannya, karena jadi kaya itu kayanya enak, ya meskipun aku belum ngerasa jadi 'kaya' itu gimana, tapi kayanya enak banget deh dari yang kita bisa lihat-lihat di tv, kehidupan orang-orang yang kaya itu kaya gimana, bebas mau gimana aja. Kalau memang aku bisa dapet suami kaya, aku bakal ngajak keluargaku keliling dunia. Untuk mengadari betapa indahnya dunia yang kami tempati.
    Punya suami kaya juga untuk biar bisa hiduplah, gaada uang=banyak tuh yang bunuh diri πŸ˜‚πŸ˜‚ tapi jangan sampe deh astaga 😭
    Kaya memang bikin hidup jauh lebih mudah, bisa beli apa aja gapeduli berapa harganya, kaya memang bisa bikin kita bahagia kok, money can buy happiness, tapi hanya 'kebahagiaan' tertentu. Gasemua yang ada didunia ini bisa dibeli dengan uang..

    Goodluck buat semua peserta!

    ReplyDelete
  27. Nama : Fita
    Twitter : @fitania09
    Link share : https://twitter.com/fitania09/status/797931793315827713

    Sebagai wanita normal pasti aku akan memilih punya suami tampan dan kaya raya pula....hehehe
    Materi dunia memang bukan segalanya untuk mewujudkan sakinah mawaddah warrahmah dalam sebuah hubungan tapi itu bisa menjadi media berjuang buat ibadah kita pada Allah SWT. Terlebih jika materi dunia ini diperoleh secara halalan tayyibah...surga dunia banget. Suami tampan aja uda bonus uda ditambah kaya raya itu bonusnya bertubi-tubi. Yang terpenting dari itu semua aku dan suami tidak menaruh harta itu di dalam hati cukup dibawah di atas tangan saja. Jadi jika sewaktu-waktu harta itu diambil kembali oleh Allah, kita tetep bersyukur dengan keadaan yg kita miliki saat ini. Kaya bersyukur, miskin pun tetap bersyukur + tabah. Karena selama di dunia ini gak ada yang abadi. Dan semua hal didunia ini cobaan meskipun itu berupa harta dan ketampanan.

    ReplyDelete
  28. Nama: Rizki Fitriani
    twitter: @Kikii_Rye
    link share: https://twitter.com/Kikii_Rye/status/798123920981250048
    jawaban:
    ini nih jawaban yg bikin dilema. kenapa musti suami yg punya wajah tampan? harap2 cemas ngebayanginnya.
    kalau sama2 tampan kenapa tidak memilih yg kaya raya? sekarg hidup itu dikit dikit butuh uang.
    kalau suami kaya raya kan alhamdulillah:D bukannya materialistik atau apa, suami kaya merupakan nilai plus. kalau tampan sih itu udh bonusnya. gak mau munafik, setiap manusia memiliki keinginan akan kelebihan, baik secara material, fisik maupun lainnya. kalau bisa memilih ya pilih yg paling nagus dong.

    suami tampan yg kaya raya.
    tp ada rasa cemas juga punya suami tampan kaya raya. pertama, karna wajahnya jadi banyak dong wanita diluaran sana yg ngelirik apalgi si suami yg tajir. udah mirip semut yg mengerubungi gula. sperti madu yg dicari lebah. duh gak kebayang deh. kalau emg bener punya suami kek gitu pasti udah aku kurung dirumah aja. kalau keluar musti pake masker atau topi kek, biar tampannya gak kelihatan.
    ngelarang suami pake kacamata, karena pasti kadar ketampanannya nambah..
    duhduh.. kok jadi melenceng jauh dari topik ya? curhat lagi. maaf ya kak, jadi keterusan:D

    ReplyDelete
  29. Nama : Mifta Rizky W
    Twitter : @keyminoz
    Link share : https://twitter.com/keyminoz/status/798474302475497473

    Kamu lebih memilih punya suami tampan + kaya raya atau punya suami tampan tapi hartanya hanya cukup untuk membiayai hidup kamu dan suami kamu?

    Jawaban : Pilih punya suami tampan tapi hartanya hanya cukup untuk membiayai hidup kita berdua, karena suami yang sederhana tapi mandiri dengan penghasilannya bisa membuat saya jauh lebih bahagia, ada pepatah yang mengakatan bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian seperti halnya berumah tangga kita berdua berjuang sekeras mungkin di masa muda, dan kemudian menikmati kesenangan serta kebahagiaan di masa tua berkumpul dengan anak cucu nanti, insya Allah sakinah mawaddah warohmah amin.

    ReplyDelete
  30. Nama: Khaerunnisa
    Akun twitter : NhisaMinoz
    Link share: https://mobile.twitter.com/NhisaMinoz75/status/798479447410151428?p=v
    Jawaban : saya memilih suami tampan tapi hartanya hanya cukup untuk membiayai hidup saya dan dia, kenapa? Jawabannya simple aja karena harta bisa di cari, dengan harta yang sederhana kita bisa mengerti arti kesetian, arti kebersamaan dan perjuangan. Dgan harta sederhana ini saya dan suami akan berusaha berjuang untuk bersama untuk mendapatkan harta yg lebih dan menikmati bersama hasil dari perjuangan kami. Karena sesuatu yang diperjuangkan itu hasilnya akan nikmat, beda dgan suami tampan dan kaya yang dinikmati cuman uangnya saja. Tpi proses mendapatkannya tidak. #eaak berasa udah nikah aja pemikirannya.

    ReplyDelete
  31. Julia dwi | @juliakartika326 | https://twitter.com/juliakartika326/status/798507799080599553

    Kalau aku sih milih tampan dan cukup aja. Karena apa? Karena kalau sekaya apa pun seseorang, tapi dia tidak pernah merasa cukup, maka dia akan selalu merasa kurang. Maka dari itu, lebih baik hidup dengan serba pas-pasan dan hanya cukup untuk berdua dari pada hidup kaya raya tapi tidak pernah merasa cukup. Kaya juga nggak bisa jamin kebahagiaan, jadi kaya raya itu juga banyak cobaannya kok, sama kayak kalau keadaan lagi pas-pasan. Dan resiko jadi orang kaya raya lebih besar dari pada jadi orang pas-pasan. Lebih baik punya harta yang cukup buat berdua aja, jadi kita bisa rasain gimana susahnya cari uang, dan dari situ kita menghargai setiap rizki yang tuhan beri sekecil apa pun untuk kita.

    ReplyDelete