Sunday, 14 August 2016

Book Review | Pengantin Pengganti - Astrid Zeng


Judul Buku : Pengantin Pengganti
Penulis : Astrid Zeng
Penerbit : Gramedi Pustaka Utama
Editor : Irna Permanasari
Desain Sampul : Marcel A.W.
Cetakan Kedua, Maret 2016
Jumlah Halaman : 264 hlm
ISBN : 978-602-03-2583-5
Harga Buku : IDR. 56.700 (di Bukupedia.com)


Book Sinopsis :

Nico, dokter muda dari keluarga dokter terkenal yang dijodohkan dengan Beatrice, mengatakan rencananya yang hanya akan menikahi Beatrice selama setahun. Nico yakin bahwa tunangannya, yang pergi dua bulan menjelang pernikahan mereka, akan kembali. Jadi, ia hanya memerlukan wanita yang mau menjadi istri pengganti untuk membuat keluarganya tidak malu dan menekannya terus-menerus untuk melupakan tunangannya.

Disisi lain, Beatrice sudah gerah dengan sikap orang tuanya yang terlalu protektif kepada dirinya maupun kedua adik perempuannya. Ia memutuskan bahwa setahun bersama Nico berarti membuka pintu kebebasan dari kekangan orang tuanya. 

Tanpa berpikir panjang, Beatrice menyetujui tawaran Nico. Ia tidak pernah membayangkan, menjadi pengantin pengganti bagi Nico malah membuatnya tertarik kepada suaminya. Apa yang harus Beatrice lakukan? Haruskah ia memanfaatkan waktu selama setahun ini untuk berusaha merebut hati suaminya? Akankah Benita, tunangan Nico, benar akan kembali sesuai keyakinan Nico?

Book Review : 

Pengantin Pengganti novel yang menceritakan tentang sepasang anak manusia - Nico dan Beatrice - yang menikah karena dijodohkan oleh keluarga masing-masing. Dan bagi mereka pernikahan yang mereka jalani mempunyai keuntungan tersendiri.

"Ini semua salahmu.
Sekalian saja kalian berdua menekan bel rumah dan membangunkan semua orang.
Kalian benar-benar membuat malam indahku berantakan."  (hlm. 9)

Berawal dari Beatrice yang pergi untuk menonton Grup Musik dan kedua adiknya yang diam-diam ternyata malah menyusulnya dengan taxi. Jikalau saja yang mengikutinya hanya Bibiana ia tidak akan was-was menghadapi kemarahan orang tuanya, tetapi masalanya Bibiana malah mengajak sang adik bungsu - Bellatrix - yang notebene-nya sangat lembut dan sangat polos di anatara mereka berdua. Dengan sikap orang tua mereka yang sangat protektif terhadap anak-anaknya pasti semua kesalahan akan dilimpahkan ke si sulung - Beatrice. Dan dalam satu malam keputusan final dari papanya membuat Beatrice lebih was-was dari sebelumnya.

Beatrice dijodohkan dengan seorang pria dari keluarga Dokter terkenal, Nico Ojong. Sosok Beatrice yang banyak tingkah dan cerewet, berbanding terbalik dengan Nico yang kalem, irit bicara dan terkesan cuek. Gimana pernikahan mereka nantinya dengan karakter yang sangat bertolak belakang?.

"Aku berencana menunggu tunanganku pulang sekaligus menutupi rasa malu keluargaku. Kamu berencana menunggu beberapa tahun lagi untuk mencari laki-laki yang tepat sambil berharap orang tuamu tidak menganggumu dengan segala upaya mengenalkanmu dengan laki-laki yang mereka anggap pantas." (hlm. 27)

Sebenarnya Nico sudah bertunangan. Namun Tunangannya pergi meninggalkannya tepat 2 bulan dari tanggal pernikahan yang telah mereka tentukan. Untuk menutupi rasa malu dan harga diri keluarganya, iapun menyetujui untuk dijodohkan. Sedangkan Beatrice, ia menganggap perjodohan yang dilakukan orang tuanya adalah hal konyol. Tapi dari hasil pertemuannya dengan Nico juga hasil diskusi tentang perjodohan mereka dengan Nico, akhirnya Beatrice-pun menyetujuinya, dengan berbagai pertimbangan dan keuntungan untuk dirinya sendiri. Dengan syarat pernikahan mereka hanya sampai satu tahun saja dengan perjanjian pra-nikah tentunya.

"Ia terlanjur membiarkan perasaannya larut sebagai istri. Meski baru sebulan mereka bersama, Nica sangat jelas mencintai Benita. Beatrice dengan bodohnya mengizinkan perasaan sukanya kepada Nico tumbuh dan berkembang. Membiarkan hatinya berharap sesuatu dapat berubah satu tahun ke depan." (hlm. 141)

Rasa nyaman Beatrice karena kehadiran Nico disisinya, perlahan-lahan merubah perasaannya utnuk berharap lebih. Tapi ia sadar akan satu hal, kalau itu semua mustahil terjadi. Namun tanpa di duga oleh Nico dan Beatrice, keajaiban muncul di antara mereka. Dan Beatrice percaya keajaiban itu bisa mempererat hubungannya dengan Nico.

Bagaimana dengan hubungan pernikahan mereka yang hanya satu tahun? Apakah akan bertahan atau akan kembali ke peraduan masing-masing?

Pengantin Pengganti merupakan novel pertama yang saya baca dari penulis Astrid Zeng. Dan untuk pembaca pertama karyanya, novel ini sangat menarik dan ada daya tariknya tersendiri. Walaupun tema yang diangkat sangatlah klise tentang perjodohan, namun ceritanya sangatlah yummy, membuat saya senyum-senyum sendiri dan deg-degan juga dengan ending ceritanya.

Alur ceritanya yang pas - tidak lambat juga tidak terlalu cepat - tidak membuat bosan. Bahasanya juga enak. Di ceritakan dari sudut pandang Beatrice, dan jujur saya disini agak kesal karena penasaran dan bertanya-tanya bagaimana perasaan dan pikiran Nico setelah menikah dengan Beatrice?. Apalagi saat terjadi sesuatu dengan Beatrice dan kemunculan seseorang dari masa lalunya yang tidak disukai oleh keluarganya. Ceritanya dari awal prolog sudah membuat saya tertarik dengan nasib sang kakak, Beatrice. Semakin ke belakang keseruan ceritanya semakin menarik dan dibuat penasaran dengan kelanjutan di lembaran selanjutnya. Hanya saja untuk penyelesaian konflik di endingnya tidak di jelaskan secara detail (Seperti seseorang yang sudah menjawab iya, kita sebagai pendengar tidak boleh bertanya lagi apa alasannya).

Yang paling aku sukai di novel ini adalah kejadian-kejadian seru dan menarik yang terjadi di antara Beatrice dan Nico. Membuat saya penasaran dan bertanya-tanya, akan ada hal-hal menarik apa lagi di antara mereka berdua?.

"Tawamu sudah membuatku mengerti apa yang kamu rasakan. Aku tidak perlu berubah menjadi sepertimu. Dan lagi di dunia kedokteran wajah robotku diperlukan." (hlm. 104)

Membaca novel ini tidak hanya disuguhi dengan kisah antara Beatrice dan Nico saja, tapi juga pengetahuan untuk pembaca tentang profesi seorang dokter di belakang layar. Menjadi seorang dokter ternyata tidaklah mudah. Ada perbedaan tersediri ketika sedang bekerja di rumah sakit, di ruang operasi, belum lagi menghadapi keluarga pasien, ada pasien yang meninggal, keluarga pasien yang terkendala dana, dan lain sebagainya. Seorang dokter membutuhkan sosok robot di dalam dirinya supaya memudahkannya dalam menghadapi berbagai situasi yang ada di rumah sakit.

Buat kamu yang suka cerita bertema pernikahan dan sweet moment, saya rekomendasikan novel ini untuk kamu baca selanjutnya.

Untuk taburan bintangnya saya kasih 3.5 dari 5 bintang.


2 comments:

  1. Kalau baca buku ber lini amore pasti akan dibuat meleleh dan alur cerita yang smooth. Saya belum pernah baca bukunya Astrid zeng, setelah ini saya mau coba cari bukunya :) Keep reviewing ya

    ReplyDelete
  2. Aku Rekomen buku yg ini dulu deh kak untuk di baca, biar sama2 ikutan jatuh cinta dgn karya2 nya yg lain..

    ReplyDelete