Wednesday, 15 June 2016

Book Review | Run To You by Indah Hanaco

Judul Buku : Run To You
Penulis : Indah Hanaco
Penerbit : GagasMedia
Editor : Yooki
Proofreader : Jumali Ariadinata
Penata Letak : Gita Ramayudha
Desainer Cover : Amantha Nathania
Cetakan Pertama, 2013
Jumlah Halaman : vi + 350 hlm
ISBN : 979-780-696-0
Harga Buku : IDR. 54.000
Bisa beli di Bukupedia.com

Rating : 4 of 5





Book Sinopsis :


Kau datang bagai penyihir cinta,
yang menjadi penawar luka hatiku.

Setelah mencecap sakit ini, 
kupikir aku tak akan pernah lagi jatuh cinta.
Tapi, kau adalah magnet paling magis,
yang membuatku terpaku pada pesonamu.

Pengkhianatan yang melukai hati, 
tiba-tiba seperti tak lagi terasa.
Itu berawal sejak kau hadir dalam duniaku.
Memberikan kehangatan, menawarkan kebahagiaan.
Dan membuatku yakin, bahwa kau datang
untuk melengkapi hatiku.

Aku mencintaimu ....
mungkinkah kau cinta sejatiku?

--------------------
Book Review :


"Apa yang kamu rasakan itu bukan cinta, Jen. Cinta tidak seperti itu. Cinta tidak berarti membiarkan seseorang menyakitimu terus-menerus. Itu kebodohan. Itu penangkal kebahagiaan."  (hlm. 56)


Jena yang percaya dengan sosok pacarnya –Ernest yang sudah di pacarinya selama 5 tahun, walaupun sudah di peringati oleh para sahabatnya terutama Vivit, kalau Ernest bukanlah pria baik-baik. Jena tetap yakin kalau Ernest tidak seperti yang di katakan oleh sahabatnya. Jena percaya dengan Ernest, walaupun kelakuan Badboy-nya dari sebelum mereka pacaran bukan lagi rahasia umum. Tapi bagi Jena, ia percaya kalau Ernest bisa berubah. Hingga suatu hari, pembelaannya terhadap Ernest kandas setelah ia memergoki Ernest berselingkuh dengan dua perempuan sekaligus di sebuah hotel. Patah hati? Sudah pasti. Jena merasakan apa yang dinamakan oleh orang-orang dengan patah hati. Bahkan Ernest yang tidak tahu malunya karena sudah berselingkuh malah bersikap santai dan memutuskan hubungannya dengan Jena, karena bagi Ernest hubungan yang di jalaninya dengan Jena sangatlah membosankan.

Di sudut lain, ada seorang cowok yang melihat semua adengan yang dilakukan Ernest kepada Jena tepat di depan matanya. Dan ia merasakan sesuatu yang lain ketika melihat raut wajah kepedihan yang di alami oleh Jena. Bukan, bukan karena ia merasakan perasaan iba kepada Jena tapi sesuatu yang baru baginya, karena iapun belum pernah merasakan sesuatu seperti ini sebelumnya.  Yupp, cowok itu adalah Melvin. Yang tidak percaya dengan sebutan cinta di pandangan pertama. Tapi hal itu berubah seketika saat ia menatap mata dan raut wajah Jena pada saat Jena di dorong keluar oleh Ernest. Dan Melvin mengalami apa yang dinamakan dengan cinta pada pandangan pertama. Sejak saat itu Melvin tidak bisa lepas dari pikirannya yang selalu muncul sosok Jena. Hal yang tak terduga terjadi, ternyata Vivit yang notebene-nya adalah sahabat Jena merupakan klien Melvin yang ingin ditemuinya. Kesempatan demi kesempatan terbuka untuk Melvin mendekati Jena tanpa ia duga sebelumnya terutama melalui Vivit.

Bagaimana dengan usaha Melvin untuk mendekati Jena, apakah membuahkan hasil? Apalagi Jena yang sedang dilanda bencana yang namanya patah hati, pasti tidak akan mudah di dekati oleh laki-laki yang tak dikenalnya walaupun sosok yang mendekatinya itu adalah sosok laki-laki idaman seperti Melvin.

"Hidup itu harus terus berjalan. Masa iya mau patah hati seumur hidup." (hlm. 84)

***

Run To You. Novel yang mengajari kita tentang arti pentingnya sebuah kepercayaan dalam menjalani sebuah hubungan, tentang betapa besarnya kesabaran yang dibutuhkan untuk menghadapi pasangan yang sedang di landa kecemburuan, dan juga tentang suatu hubungan dikatakan berhasil bukan karena berapa lama ia menjalaninya, tetapi seberapa sanggup kita mempertahankan arti sebuah kepercayaan dan kesetiaan dalam suatu hubungan.  

Novel ini merupakan karya kak Indah yang kelima yang saya baca. Dan saya dibuat yakin kalau kak Indah memang benar-benar seorang penulis yang perfeksionis (menurut saya). Sampai saat ini saya masih belum dapat rasa kekecewaan terhadap karya-karyanya yang sudah saya baca, malah sebaliknya saya di buat terkagum-kagum dengan cerita dan kisah yang mengalir di setiap novelnya.

Kisah yang mengalir didalamnya membuat saya sangat menikmati setiap bacaan perbabnya. Apalagi di setiap awal babnya selalu ada puisi yang berkaitan dengan isi babnya membuat saya sangat nyaman dan merasa pas dengan bacaan novel satu ini. Alur cerita yang ringan dari awal sampai akhir yang di ceritakan dari sudut pandang ketiga mengalir apa adanya tanpa saya merasakan alur yang dipaksakan.  Dan untuk cover dan sinopsisnyanya saya rasa sangat manis, membuat pembaca semakin penasaran dengan cerita dan tokoh pemerannya. Tapi disini saya bertanya-tanya akan kerterkaitan jalan cerita dengan covernya. Karena bagi saya cover dan jalan ceritanya masih belum berhubungan satu sama lainnya. Untuk setiap karakternya mempunyai peran masing-masing (diluar karakter tokoh utamanya) sehingga membuat novel ini mempunyai daya tarik tersendiri, seperti Vivit sosok sahabat idaman yang sangat luar biasa (bagi saya) yang selalu ada dan tetap memberi dukungan dan nasihat-nasihat kepada Jena dan rela meluangkan waktunya hanya untuk mengembalikan sosok ceria di diri Jena karena sedang patah hati. Dan juga keluarga Jena (Ibu dan adiknya) yang tidak mencampuri urusan asmara Jena, walaupun mereka tahu kalau Ernest bukanlah cowok baik-baik tapi mereka percaya kalau Jena bisa mengatasinya dan bisa mengambil keputusan yang bijak dari hubungannya dengan Ernest. dan terbukti kesabaran keluarganya membuahkan hasil untuk masa depan Jena (penasaran apa yang terjadi? Baca Run To You J kalian pasti akan mendapatkan jawabannya).

Untuk karakter yang sangat saya sukai disini adalah sosok tampan perfeksionis siapa lagi kalau bukan Melvin. Saya setuju kalau Melvin adalah sosok idaman para perempuan masa kini. Walaupun diluar ia terkenal pekerja keras, bersikap dingin, dan cuek , tapi ketika bersama keluarga dan orang yang dicintainya Melvin adalah sosok yang hangat yang luar biasa (saya sangat mengidolakannya), dan juga memiliki tingkat kecemburuan yang tinggi. Yang paling saya sukai adalah saat dimana pertengkaran terakhir mereka (Jena dan Melvin). Disini Melvin sangat sabar (dan saya belum menemukan sosok penyabar seperti Melvin didunia nyata) menghadapi sifat kecemburuannya Jena yang tinggi dan kesabarannya dalam membujuk Jena untuk mendengar penjelasannya membuat saya di mabuk kepayang (Benar-benar cowok idaman banget). Untuk karakter Jena saya kurang menyukainya, dengan sikap plin-plannya yang menunda-nunda (tapi saya percaya karena sikap Jenalah yang membuat pembaca semakin penasaran dengan keputusan yang di ambil Jena dan juga kesabaran Melvin menunggu kepastian dari Jena. Bukankah kesabaran itu ada batasnya?).

Untuk setting novel ini ada Bali yang menjadi tempat pelatihan pekerjaan Jena, yang juga menjadi tempat bagi Jena dan Melvin (karena tiba-tiba Melvin menyusul Jena ke Bali) bisa menikmati waktu kebersamaan mereka berdua. Walaupun saya belum pernah ke Bali  tapi saya sangat menyukai cara penulis menggambarkan suasana Bali yang menawan, pemandangan matahari terbit  dan suasana keramaian yang ada di Bali. Dan juga ada kota Bogor yang menjadi Setting novel ini. Yang banyak memperkenalkan berbagai macam makanan di setiap restoran-restoran yang dikunjungi Vivit dan Jena yang membuat saya kelaparan  setiap saat dan langsung menuju dapur untuk mengambil camilan dan lanjut membaca novel ini. J

Bagi kalian yang sangat menyukai bacaan ringan yang bergenre Romance , saya rekomendasikan novel Run To You ini untuk kalian jadikan pilihan. Konflik yang terjadi antara Melvin dan Jena juga usaha Melvin dan kesabarannya untuk memasuki kehidupan Jena sangat menarik untuk diikuti J.

"Dalam hidup, kadang kita perlu melakukan hal-hal yang bertentangan dengan keinginan. Melakukan sesuatu dengan berani. " (hlm. 70)


No comments:

Post a Comment