Tuesday, 23 February 2016

Book Review | Gloomy Gift by Rhein Fathia

Terkadang, Cinta Adalah Tentang Menghadapi Ketakutan Terbesarmu

Judul : Gloomy Gift
Penulis : Rhein Fathia
Penerbit : Bentang Pustaka
Penyunting : Pratiwi Utami
Perancang Sampul : Wahyudi
Pemeriksa Aksara : Septi Ws
Penata Aksara : gabriel_sih
Foto Sampul : iStock
Tahun Terbit : 2015
Halaman : iv + 284 hlm
Cetakan Pertama : Maret 2015
ISBN : 978-602-291-089-3
(PO sama Penulis)

Baca juga ya... [Book Review | Copl(ov)e by Rhein Fathia] 

Book Sinopsis :

Kupandangi kamu dengan wajah memelas. Berharap kamu mau menyingkap apa yang sedang kita alami sekarang. Kamu tetap pada pendirianmu, bungkam. Pura-pura tak ada hal besar yang baru saja terjadi..

Bagaimana mungkin semua baik-baik saja? Di hari pertunangan kita, segerombolan orang menyerbu rumah. Tembakan diletuskan. Peluru. Jeritan orang-orang. Dan, kamu membawaku kabur masih dengan kebaya impian yang kini terasa menyiksa dipakai di saat yang tak sepantasnya.

Hari yang seharusnya bahagia, menjelma tegang dan penuh tanya. Kenapa kita harus lari? Belum cukupkan aku mengenalmu sejauh ini?

Aku tak siap menyambut kenyataan. Tak siap jika harus kehilangan. Tak kuat menahan rasa takut yang berkepanjangan.

***
Let's Go To Review...

Dari segi sampulnya sangat menarik dan dibuat penasaran akan jalan cerita dari novelnya. Dimana terdapat sosok seorang laki-laki gagah dan tegap yang berpakaian rapi ala jas pengantin yang di kedua sisi tangan kanan-kirinya terdapat dua senjata pistol. Pembaca pasti sudah bisa menebak jalan ceritanya bergenre Action dan berbumbu manis Romance. Dan sangat cocok dengan sinopsisnya. 

Halaman dan isi dari dalam bukunya juga simple dan sederhana tidak berlebihan. Sesuai dengan karakter ceritanya. Ada gambar pistol untuk pembatasnya. Dan membuat pembaca semakin yakin dengan jalan ceritanya yang bergenre Action dan ada bumbu2 Romance :) . 

Gloomy Gift ini menceritakan tentang pasangan kekasih Zeno-Kara. Bermula dihari pertunangannya yang seharusnya merupakan hari bahagia bagi keduanya, tiba-tiba dikejutkan dengan kedatangan rombongan kroco Lintang Samudra yang menyerbu acara pertunangan mereka, yang membuat semua orang terkejut dan bertanya-tanya ada apa?. Dan membuat Kara sadar bahwa dia belum sepenuhnya mengenal sosok kekasihnya Zeno walaupun mereka telah menjalin hubungan selama satu tahun.

Kroco LS merupakan komplotan dari Lintang Samudra yang merupakan target Zeno dalam penyelidikan kasus kliennya di SYL (Save Your Life).

Di awal-awal cerita Gloomy Gift ini cukup membuat kita penasaran dengan cerita-cerita selanjutnya. Dan membuat kita bertanya-tanya akan sosok Zeno yang sebenarnya. Sehingga membuat kita tidak tega untuk menutup novel ini terlalu cepat dan khususnya aku langsung melahap novel ini dalam 2 hari. Apalagi disaat kara-zeno dikejar dan bersembunyi dari kejaran kroco LS seakan-akan kita ikut merasakan perasaan khawatir, takut, tegang dan juga deg-degan di setiap pelarian dan persembunyian mereka.

Hera menoleh kepada zeno. “Kapan dia tahu siapa dirimu?”
“Tadi pagi,” jawaban zeno serupa gumaman.
Hera tersenyum lembut. “Hati-hati dengan perasaan wanita jika menyangkut urusan rahasia, zeno.”
“Aku hanya ingin keselamatannya.”
“Justru aku mengkhawatirkan keselamatan cintamu jika situasinya sudah seperti ini,” sela Dhennys cepat. (hlm. 228)

Aku percaya bahwa cinta itu harus di dasari dengan kejujuran dan saling percaya satu sama lain. Begitu juga yang terjadi dengan Kara, selama pengejaran dan bersembunyi di beberapa tempat dengan Zeno, membuat kara bertanya-tanya siapa sebenarnya zeno? Kenapa mereka dikejar dan harus bersembunyi. Dan membuat kara meragukan kekasihnya. 

"Jangan menyesali apa yang sudah terjadi, tapi syukuri apa yang pernah kita alami". (hlm. 242)

"Karena setiap orang butuh kambing hitam untuk penderitaan yang dia rasakan," lirihnya. "Bukankah menyedihkan ketika kamu menderita dan tidak tahu harus menyalahkan siapa?"        (hlm. 155)

Detik-detik menuju Ending semakin membuat kita menebak-nebak bagaimana dengan akhir ceritanya? Bagaimana dengan Zeno dan Kara?

Diendingnya juga kita akan menemukan seseuatu yang tidak akan tertebak sama sekali oleh kita pembaca (termasuk aku. heheh :D ). Walaupun agak sedikit mengecewakan dengan akhir endingnya tapi novel ini layak untuk dijadikan tambahan koleksi novelmu.

Tokoh Utama:
Zeno Ramawijaya. Seorang arsitek, eksekutif muda, dengan segudang pekerjaan proyek lapangan. Zeno tipikal pria yang tidak banyak bicara dan terlihat judes kepada orang lain jika belum dikenalnya secara dekat. (hlm. 29)

Kara Arkana. Seorang lulusan jurusan Desain, yang memiliki gerai yang diberi nama "Glad to Gift You".

Lintang Samudra. Sosok laki-laki paruh baya yang menaruh dendam kepada zeno akibat kematian anaknya. Sehingga membuatnya berambisi ingin membunuh Zeno, karena menurutnya nyawa harus dibayar dengan nyaa.

Rating : 4 of 5



No comments:

Post a Comment